Category: Uncategorized

Pada pembelajaran kali ini kita akan membuat echo terlebih dahulu. Echo berfungsi untuk menampilkan teks pada website. Untuk memulai sebuah coding, diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>, untuk penyataan php diakhiri dengan ;.

Mari perhatikan Coding berikut!

Kemudian simpan/save dalam folder xampp->htdocs->buat folder baru->lalu beri nama sesuai keinginan masing-masing. Tetapi disini saya memberi nama belajar.

Untuk menjalankan atau melihat hasil dari Coding yang telah anda buat, anda harus membuka browser terlebih dahulu. Eiittzz jangan lupa untuk mengaktifkan Apache yang terdapat pada aplikasi Xampp anda ya….

Jika sudah diaktifkan, kemudian ketik pada kolom url di browser anda=> localhost/coba/belajar(nama file masing-masing).php , contohnya seperti ini :

 

Jika benar, maka tampilannya akan menjadi seperti itu.

Untuk Percobaan yang pertama kita sudah berhasil,sekarang kita coba untuk yang Perhitungan. Coba perhatikan Coding berikut ini.

 

Kemudian simpan, dan coba kita lihat hasilnya!

Nah…. Hasilnya sudah benar. Untuk materi selanjutnya kita lanjutkan pada materi berikutnya…

Selamat Mencoba…. 🙂

 

Method dapat disebut sebagai Fungsi dalam bahasa Pascal.

Berikut cara mendeklarasikan sebuah method atau fungsi dalam sebuah bahasa C++:

Method dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Method Return : Memiliki nilai kembali
  • Method Void :Tidak memiliki nilai kembali.

Simak penjelasan dibawah ini!!!

 #Method Return

Method Return adalah fungsi yang digunakan untuk mengembalikan sebuah nilai(Return Value).

Coba perhatikn kode program berikut ini!!!

dari code program diatas dapat menghasilkan output seperti dibawah ini:

#Method Void

Method Void adalah fungsi yang tidak memiliki nilai kembalian. Void biasanya digunakan oleh Prosedur, karena void tidak mengembalikan sebuah nilai.

Tujuannya adalah mendifinisikan masing-masing tugas.

Mari kita simak contoh dari program berikut ini!!!

Dari kode diatas menghasilkan Output dibawah ini!!!

 

Dari contoh code program diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa:

Inti dari method/fungsi yaitu berfungsi untuk memecahkan program yang rumit dan besar menjadi progaram yang lebih kecil dan sederhana. Dapat juga kita simpulkan seperti dibawah ini:

  • Pada method/fungsi, nilai yang dikirimkan kembali terdapat pada nama methodnya.
  • Nilai balik yang berada pada nama method/fungsi tersebut, dapat langsung dicetak hasilnya ataupun di pindahkan ke dalam sebuah variabel.
  • Jika suatu sub program memiliki nilai balik (return value) , maka sub program tersebut disebut Function (Fungsi). Jika tidak memiliki nilai balik, maka sub program itu disebut dengan sebuah Prosedure.

Cukup sekian materi dari saya dan semoga bermanfaat.

 

sumber:kodedasar

Pada artikel kali ini, saya akan menjelaskan tentang tipe data Array. Tipe data Array adalah sebuah tipe data yang terstruktur dari tipe data yang sama, dan syarat menggunakan tipe array adalah variabel harus memiliki tipe data yang sama.

Array biasanya dikombinasikan dengan perulangan berbentuk For (lebih jelasnya bisa klik link berikut ini : https://anmediacorp.com/belajar-program-java-memahami-2-jenis-perulangan/).

Array dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu Array 1 Dimensi dan Array 2 Dimensi. Perbedaannya adalah dalam kapasitas tampung datanya.

Perhatikan penjelasan beriku!!!

Array 1 Dimensi

  • int arrayDimensi1[0] = 2;
  • int arrayDimensi1[1] = 7;
  • int arrayDimensi1[2] = 9;
  • int arrayDimensi1[3] = 5;
  • int arrayDimensi1[4] = 2;

Semua jenis array pasti dimulai dari angka 0. Jikak semua dijumlah maka terdapat 5 elemen array, dan 2,7,9,5,2 adalah value dari elemen masing- masing.

Berikut ini implementasi dari array 1 dimensi!!!

code program :

 

Output dari code diatas sepesti dibawah ini.

Program diatas merupakan program tanpa perulangan.

Dibawah ini saya akan mencontohkan juga dengan menggunakan perluangan For.

Code program:

Hasil output dari code diatas

Array 2 Dimensi

  • int arrayDimensi2[0][0] = 7;
  • int arrayDimensi2[0][1] = 10;
  • int arrayDimensi2[0][2] = 13;
  • int arrayDimensi2[1][0] = 4;
  • int arrayDimensi2[1][1] = 1;
  • int arrayDimensi2[1][2] = 15;

Langsung saja kita implementasikan pada sebuah program dengan perulangan For.

code program:

Dari code diatas dapat dihasilkan output berikut ini :

Sudah dapat membedakan bukan?. Selamat mencoba!!!

Setelah mengenal pengertian Algoriritma,sekarang  kita akan membahas mengenai sejarah singkat dari Algoritma.Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawārizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 “Algorithmi de numero Indorum”.
Ditinjau dari sejarahnya,algoritma asal-usul sejarah yang sedikit agak rumit untuk dijelaskan.Algoritma berasal dari kata “algorist” yang artinya langkah menghitung dengan memanfaatkan angka arab.Sementara itu,orang bisa dikatakan sebagai algorist apabila melakukan dengan angka arab.lalu bagaimana menurut para ahli?
Sejarah membuktikan kebanyakan ahli mencoba menemukan asal kata yang tepat namun dari pendapat para ahli belum ada yang mendapatkan hasil yang memuaskan.Namun, ahli sejarah matematika menemukan asal kata algoritma. Ahli sejarah tersebut menjelaskan asal kata algoritma yaitu berasal dari nama penulis buku arab. Nama penulis buku arab yang dimaksud adalah Abu Jafar Muhammad Ibnu Musa Al Khuwarismi.
kemudian,dari hasil ahli tersebut,Al Khuwarizmi dibaca oleh orang barat pada kala itu disebut sebagai algorism. Buku yang ditulis oleh Al Khuwarizmi yang kemudian menjadi referensi dalam algoritma orang barat yaitu Al Jabar Wal Muqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction). Konon dari judul buku tokoh ternama tersebut masyarakat modern mengenal istilah aljabar.
Abu Abdullah Ibnu Musa al-Khawarizmi (770M-840M) lahir di Khawarizm (Kheva), kota yang berada di selatan sungai Oxus (sekarang disebut Uzbekistan) pada 770 M. Al Khawarizmi merupakan salah satu ilmuan terkenal di zamannya. Ada beberapa cabang ilmu matematika yang berhasil ditemukannya, antara lain yang dikenal sebagai astronom dan geografer.
Lalu bagaimana munculnya nama A lgoritma itu?
Perubahan tersebut terjadi seiring adanya kekeliruan pada arithmetic. Dengan kata lain, akhiran –sm kemudian berubah menjadi –thm. Karena dahulu penghitungan dengan angka arab adalah hal biasa, maka secara perlahan kata “algorithm” secara umum digunakan untuk metode perhitungan atau komputasi.
Sementara itu,didalam bahasa Indonesia kata “algorithm” mengalami penyerapan kata yang kemudian para ahli merubah menjadi algoritma,seperti yang sudah dibahas di awal,algoritma adalah urutan langkah-langkah yang disusun secara logis dan jelas Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma.
Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.
Dalam beberapa konteks, algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. dan terdapat beberapa pertimbangan untuk imput dan output.
Penggunaan Pertama
Pada 1950, algoritma pertama kali digunakan pada Algoritma Eucliden (Euclid Algorithm). Euclid sendiri merupakan seorang matemaitkawan Yunani yang lahir sekitar 350 SM. Euclid menulis buku yang berjudul Element.Di dalam buku tersebut, dijelaskan langkah-langkah untuk menemukan pembagi bersama terbesar (common greatest divisor) dari dua bilangan bulat, yakni m dan n. Namun, Eucliden pada saat itu tidak menyebutkan bahwa cara yang digunakannya adalah metode algoritma. Hal tersebut baru disebut sebagai algoritma pada abad-abad modern.
demikian ulasan mengenai sejarah dari Algoritma,semoga bermanfaat.
sumber image:https://images.app.goo.gl/TDAdTb6zWv6g3vTQ8
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita melakukan sebuah aktivitas,dan dalam melakukan aktivitas tersebuat terdapat aturan atau langkah-langkah dalam menyelesaikannya,aktivitas setiap orang selalu berbeda-beda walaupun melakukan aktivitas yang sama sulit kemungkinan setiap orang melakukan langkah-langkah yang sama.
Algoritma dapat diartikan dengan suatu langkah untuk menyelesaikan suatu masalah,lalu dalam bahasa pemograman apa itu algoritma?
algoritma adalah langkah-langkah yang digunakan untuk menyesaikan masalah di komputer dari yang simple sampai yang kompleks dengan sistematis dan logis.
dalam algoritma nilainya harus logis agar dapat dengan mudah menentukan benar atau salahnya.
algoritma sendiri adalah jantung dari ilmu komputer dan informatika,namun jangan beranggapan bawa algoritma hanya identik dengan ilmu komputer dan informatika.dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan banyak persoalan yang dapat diselesaikan dengan algoritma.
Dalam penyajiannya algoritma bisa dengan 2 bentuk yaitu dalam bentuk gambar dan tulisan .Algoritma yang disajikan dengan menggunakan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan pseudocode. Pseudocode meupakan kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya seperti Pascal, atau C, sehingga akan lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemrogram. Untuk algoritma yang disajikan dengan gambar, misalnya flowchart. Pada umumnya, pseudocode mengekspresikan ide-ide secara informal dalam proses penyusunan algoritma. Salah satu cara agar menghasilkan kode pseudo adalah dengan meregangkan aturan-aturan bahasa formal yang dengannya versi akhir dari algoritma akan diekspresikan. Pendekatan ini pada umumnya digunakan ketika bahasa pemrograman yang akan kita gunakan telah diketahui dari awal.
demikian ulasan mengenai apa itu algoritma,semoga dapat bermanfaat.

Seperti yang kita pelajari pada artikel sebelumnya, Variabel dan Tipe Data memiliki aturan penulisan tersendiri. Untuk yang belum membaca artikel sebelumnya silahkan klik link berikut ini: https://anmediacorp.com/memahami-dan-mempelajari-variabel-dan-tipe-data/ agar lebih mudah mempelajari variabel dan tipe data pada bab ini.

Aturan Pada Penulisan Variabel

Dalam penulisan variabel, kita tidak boleh sembarangan dalam menulisnya. Karena, terdapat aturan-aturan yang harus diikuti.

  • Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci dari java, seperti: if, switch, for, else, dll.
  • Nama variabel boleh menggunakan huruf, angka(0-9), garis bawah(underscore) dan symbol dollar($). Tetapi, untuk penggunaan nama variabel dengan garis bawah dan symbol dollah lebih baik dihindari.
  • Nama variabel harus diawali dengan huruf kecil, karena Java menggunakan gaya CamelCase.
  • Apabila nama variabel lebih dari 1 suku kata, maka kata ke-2 dituliskan dengan diawali dengan huruf besar dan seterusnya, contoh namaVariabel.

Lalu dimana kita akan menulis variable tersebut? Mari kita coba dengan membuat Program Data Diri.

 

 

Selanjutnya ikuti langkah-langkah dari saya.


Dari data diatas, saya menggunakan tipe data String untuk nama dan alamat, int untuk usia, dan double untuk tinggi. Mengapa demikian? seperti yang telah kita pelajari pada artikel sebelumnya bahwa setiap tipe data mempunyai fungsi-fungsi tersendiri.

Mari kita lihat hasil dari outputnya!! cara menjalankannya adalah dengan menekan tombol shift+f6

Hasil dari output telah benar.

Nah sudah jelas kan? untuk materi selanjutnya akan saya jelaskan pada artikel berikutnya….

 

sumber: petani kode

Internet tak hanya bisa dijadikan jalan mencari informasi. Dengan pemikiran yang cermat, internet bisa saja menjadi ‘ladang uang’ untuk menunjang produktivitas penggunanya di Indonesia.

“Internet of Everything“, menjadi topik yang paling dibicarakan Cisco saat ini. Di acara Cisco Innovate 2013 di hotel Grand Hyatt, Rabu (3/4/2013), Cisco juga mengangkat tema seputar internet, Tomorrow Starts Here: Connect the Unconnected.

Dalam kesempatan ini, Stuart Hendry selaku Managing Director Cisco Indonesia memaparkan bagaimana pentingnya internet. Dengan teknologi internet, para pengguna bisa terus terhubung satu sama lain, bisa mengakses data di mana saja, dan juga bisa dijadikan peluang bisnis di masa yang akan datang.

“Hingga akhir 2013 akan ada sekitar 29% populasi, atau 72,7 juta orang akan menggunakan internet. Ini adalah peluang besar untuk mengubah bisnis, edukasi, serta layanan pemerintah yang bisa memberikan keuntungan bagi Indonesia,” kata Stuart.

Ada berbagai layanan yang diprediksi akan semakin subur di Indonesia, misalnya saja ‘komputasi awan’ yang tak hanya dipakai kalangan pebisnis, tapi juga mulai dinikmati pengguna rumahan. Penetrasibroadband di Indonesia juga disinyalir dapat memberikan dampak ekonomi yang positif.

Peluang mendulang rupiah di Indonesia pun semakin besar lantaran banyak remaja yang kini sudah merasakan nikmatnya ber-internet. Belum lagi, Cisco menganggap bahwa di Indonesia masih banyak hal yang bisa dibuat ‘online’.

“Kami baru saja mulai melakukan rangkaian conecting the unconnected di Indonesia,” tambah Stuart. (sumber: detikinet)