Kembali ke Semua Artikel Blog Berita

Cara Mengatasi Error 500 Internal Server Error di WordPress secara Teknis

Tim AN Media
13 Aug 2026
Cara Mengatasi Error 500 Internal Server Error di WordPress secara Teknis - Pembuatan Website & Aplikasi di Jember

Memahami Penyebab Error 500 Internal Server Error

Error 500 Internal Server Error pada WordPress merupakan indikasi bahwa server mengalami masalah tidak terduga saat memproses permintaan, namun server tidak dapat menentukan secara spesifik di mana letak kesalahannya. Secara teknis, ini sering kali dipicu oleh berkas .htaccess yang korup, limit memori PHP yang habis, atau konflik pada plugin/tema yang baru diinstal.

Langkah 1: Mengaktifkan Mode Debugging (WP_DEBUG)

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memaksa WordPress untuk menampilkan log error aslinya (bukan sekadar halaman error 500 generik). Akses File Manager di cPanel atau gunakan koneksi SFTP, lalu navigasi ke direktori utama (root) instalasi WordPress Anda (biasanya di public_html).

  1. Cari file bernama wp-config.php.
  2. Klik kanan dan pilih Edit.
  3. Cari baris kode define( 'WP_DEBUG', false );.
  4. Ubah kode tersebut menjadi baris berikut untuk mengaktifkan log error ke dalam file debug.log:
    define( 'WP_DEBUG', true );
    define( 'WP_DEBUG_LOG', true );
    define( 'WP_DEBUG_DISPLAY', false );
  5. Simpan perubahan. Segarkan halaman website Anda yang error, lalu periksa folder wp-content/ untuk melihat file debug.log. File ini akan menunjukkan lokasi file plugin atau tema mana yang memicu error fatal.

Langkah 2: Memeriksa dan Memperbarui Berkas .htaccess

Berkas .htaccess yang korup adalah penyebab paling umum. Kita perlu membuat ulang berkas ini ke konfigurasi default WordPress.

  1. Buka kembali File Manager, pastikan opsi Show Hidden Files (dotfiles) aktif di pengaturan (Settings).
  2. Cari file .htaccess di direktori root.
  3. Ubah nama file tersebut menjadi .htaccess_lama (ini berfungsi sebagai backup).
  4. Buat file baru dengan nama .htaccess.
  5. Masukkan kode default WordPress berikut ke dalamnya:
    # BEGIN WordPress
    
    RewriteEngine On
    RewriteRule .* - [E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]
    RewriteBase /
    RewriteRule ^index\.php$ - [L]
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
    RewriteRule . /index.php [L]
    
    # END WordPress
  6. Simpan file dan akses kembali website Anda. Jika website kembali normal, Anda bisa masuk ke Dashboard admin lalu ke Settings > Permalinks dan klik Save Changes untuk memastikan permalink di-generate ulang dengan sempurna.

Langkah 3: Menonaktifkan Semua Plugin Secara Manual via Database/File Manager

Jika langkah 2 tidak berhasil, kemungkinan ada plugin yang mengalami konflik fatal (Fatal Error PHP).

  1. Masuk ke folder wp-content di File Manager.
  2. Temukan folder bernama plugins.
  3. Klik kanan dan ubah namanya (*rename*) menjadi plugins_deactivated. Tindakan ini akan secara paksa menonaktifkan semua plugin WordPress Anda.
  4. Akses kembali website. Jika website menyala tanpa error 500, maka dipastikan plugin adalah penyebabnya.
  5. Ubah kembali nama folder plugins_deactivated menjadi plugins.
  6. Masuk ke direktori plugins tersebut, lalu ubah nama folder plugin di dalamnya satu per satu sambil mengecek website, hingga Anda menemukan plugin spesifik yang memicu kembalinya error 500. Hapus atau perbarui plugin yang bermasalah tersebut.

Langkah 4: Meningkatkan Limit Memori PHP (PHP Memory Limit)

Terkadang skrip yang berjalan membutuhkan memori yang melebihi batas default server Anda, memicu error 500.

  1. Buka kembali file wp-config.php.
  2. Tambahkan baris kode ini tepat di bawah tag pembuka <?php:
    define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '512M' );
  3. Jika Anda menggunakan cPanel, pastikan juga limit di level server dinaikkan. Masuk ke menu Select PHP Version (atau MultiPHP INI Editor).
  4. Pilih tab Options, lalu cari opsi memory_limit.
  5. Ubah nilainya menjadi 512M atau lebih tinggi. Simpan pengaturan.

Dengan mengikuti 4 langkah presisi di atas, 99% kasus Error 500 Internal Server Error di WordPress akan berhasil diselesaikan hingga tuntas.

Tertarik Membuat Website atau Aplikasi Android/Mobile di Jember?

Tim pengembang profesional AN Media Jember siap membantu mewujudkan aplikasi website dan mobile impian Anda dengan arsitektur terbaik & terjangkau.

Konsultasi Gratis Sekarang

Artikel Lainnya yang Relevan

Rekomendasi bacaan menarik lainnya seputar pembuatan website & aplikasi

Lihat Semua Blog →
Artikel Uji Coba Kontributor - AN Media Jember Berita
06 Aug 2026
Artikel Uji Coba Kontributor

Artikel uji coba pengajuan kontributor

Baca Selengkapnya →
Mengatasi Error 429 pada API Laravel - AN Media Jember Tutorial
13 Aug 2026
Mengatasi Error 429 pada API Laravel

Cara mengatasi error 429 too many requests dan rate limiting pada API Laravel secara efekt...

Baca Selengkapnya →
Cara Mengatasi Error 504 Gateway Timeout dan Memory Exhausted Limit di WordPress - AN Media Jember Tutorial
13 Aug 2026
Cara Mengatasi Error 504 Gateway Timeout dan Memory Exhausted Limit di WordPress

Panduan teknis langkah demi langkah untuk mengatasi Error 504 Gateway Timeout dan batas Me...

Baca Selengkapnya →