Kembali ke Semua Artikel Blog Website

Cara Mengatasi Error 500 Internal Server Error di WordPress secara Teknis

Tim AN Media
16 Sep 2026
Cara Mengatasi Error 500 Internal Server Error di WordPress secara Teknis - Pembuatan Website & Aplikasi di Jember

Memahami Penyebab Error 500 Internal Server Error

Error 500 Internal Server Error pada WordPress merupakan indikasi bahwa server mengalami masalah tidak terduga saat memproses permintaan, namun server tidak dapat menentukan secara spesifik di mana letak kesalahannya. Secara teknis, ini sering kali dipicu oleh berkas .htaccess yang korup, limit memori PHP yang habis, atau konflik pada plugin/tema yang baru diinstal.

Langkah 1: Mengaktifkan Mode Debugging (WP_DEBUG)

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memaksa WordPress untuk menampilkan log error aslinya (bukan sekadar halaman error 500 generik). Akses File Manager di cPanel atau gunakan koneksi SFTP, lalu navigasi ke direktori utama (root) instalasi WordPress Anda (biasanya di public_html).

  1. Cari file bernama wp-config.php.
  2. Klik kanan dan pilih Edit.
  3. Cari baris kode define( 'WP_DEBUG', false );.
  4. Ubah kode tersebut menjadi baris berikut untuk mengaktifkan log error ke dalam file debug.log:
    define( 'WP_DEBUG', true );
    define( 'WP_DEBUG_LOG', true );
    define( 'WP_DEBUG_DISPLAY', false );
  5. Simpan perubahan. Segarkan halaman website Anda yang error, lalu periksa folder wp-content/ untuk melihat file debug.log. File ini akan menunjukkan lokasi file plugin atau tema mana yang memicu error fatal.

Langkah 2: Memeriksa dan Memperbarui Berkas .htaccess

Berkas .htaccess yang korup adalah penyebab paling umum. Kita perlu membuat ulang berkas ini ke konfigurasi default WordPress.

  1. Buka kembali File Manager, pastikan opsi Show Hidden Files (dotfiles) aktif di pengaturan (Settings).
  2. Cari file .htaccess di direktori root.
  3. Ubah nama file tersebut menjadi .htaccess_lama (ini berfungsi sebagai backup).
  4. Buat file baru dengan nama .htaccess.
  5. Masukkan kode default WordPress berikut ke dalamnya:
    # BEGIN WordPress
    
    RewriteEngine On
    RewriteRule .* - [E=HTTP_AUTHORIZATION:%{HTTP:Authorization}]
    RewriteBase /
    RewriteRule ^index\.php$ - [L]
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
    RewriteRule . /index.php [L]
    
    # END WordPress
  6. Simpan file dan akses kembali website Anda. Jika website kembali normal, Anda bisa masuk ke Dashboard admin lalu ke Settings > Permalinks dan klik Save Changes untuk memastikan permalink di-generate ulang dengan sempurna.

Langkah 3: Menonaktifkan Semua Plugin Secara Manual via Database/File Manager

Jika langkah 2 tidak berhasil, kemungkinan ada plugin yang mengalami konflik fatal (Fatal Error PHP).

  1. Masuk ke folder wp-content di File Manager.
  2. Temukan folder bernama plugins.
  3. Klik kanan dan ubah namanya (*rename*) menjadi plugins_deactivated. Tindakan ini akan secara paksa menonaktifkan semua plugin WordPress Anda.
  4. Akses kembali website. Jika website menyala tanpa error 500, maka dipastikan plugin adalah penyebabnya.
  5. Ubah kembali nama folder plugins_deactivated menjadi plugins.
  6. Masuk ke direktori plugins tersebut, lalu ubah nama folder plugin di dalamnya satu per satu sambil mengecek website, hingga Anda menemukan plugin spesifik yang memicu kembalinya error 500. Hapus atau perbarui plugin yang bermasalah tersebut.

Langkah 4: Meningkatkan Limit Memori PHP (PHP Memory Limit)

Terkadang skrip yang berjalan membutuhkan memori yang melebihi batas default server Anda, memicu error 500.

  1. Buka kembali file wp-config.php.
  2. Tambahkan baris kode ini tepat di bawah tag pembuka <?php:
    define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '512M' );
  3. Jika Anda menggunakan cPanel, pastikan juga limit di level server dinaikkan. Masuk ke menu Select PHP Version (atau MultiPHP INI Editor).
  4. Pilih tab Options, lalu cari opsi memory_limit.
  5. Ubah nilainya menjadi 512M atau lebih tinggi. Simpan pengaturan.

Dengan mengikuti 4 langkah presisi di atas, 99% kasus Error 500 Internal Server Error di WordPress akan berhasil diselesaikan hingga tuntas.

Tertarik Membuat Website atau Aplikasi Android/Mobile di Jember?

Tim pengembang profesional AN Media Jember siap membantu mewujudkan aplikasi website dan mobile impian Anda dengan arsitektur terbaik & terjangkau.

Konsultasi Gratis Sekarang

Artikel Lainnya yang Relevan

Rekomendasi bacaan menarik lainnya seputar pembuatan website & aplikasi

Lihat Semua Blog →
Perbedaan Website Landing Page dengan Website Profil Perusahaan Full Feature - AN Media Jember Website
02 Sep 2026
Perbedaan Website Landing Page dengan Website Profil Perusahaan Full Feature

Ulasan lengkap perbedaan landing page vs website profil full feature serta langkah teknis...

Baca Selengkapnya →
Panduan Komposisi Foto Estetik untuk Konten Website - AN Media Jember Website
21 Aug 2026
Panduan Komposisi Foto Estetik untuk Konten Website

Langkah praktis menciptakan foto estetik yang siap viral di media sosial, lengkap dengan c...

Baca Selengkapnya →
Tren Teknologi Framework Pembuatan Website & Aplikasi Mobile Tahun Ini - AN Media Jember Website
07 Aug 2026
Tren Teknologi Framework Pembuatan Website & Aplikasi Mobile Tahun Ini

Simak ulasan lengkap dan rekomendasi terbaik dari AN Media Jember mengenai Tren Teknologi...

Baca Selengkapnya →