Kembali ke Semua Artikel Blog Tutorial

Cara Mengatasi Error 504 Gateway Timeout dan Memory Exhausted Limit di WordPress

Redaksi AN Media
13 Sep 2026
Cara Mengatasi Error 504 Gateway Timeout dan Memory Exhausted Limit di WordPress - Pembuatan Website & Aplikasi di Jember

Error 504 Gateway Timeout dan Memory Exhausted Limit sering membuat situs WordPress tidak dapat diakses, mengganggu pengalaman pengguna dan menurunkan peringkat SEO. Artikel ini memberikan langkah teknis terperinci agar Anda dapat mengidentifikasi akar penyebab dan memperbaikinya secara permanen.

Penyebab Umum

  • Server backend (PHP-FPM, Apache) tidak merespon dalam waktu yang ditentukan.
  • Memory limit PHP terlalu rendah sehingga skrip berhenti di tengah proses.
  • Plugin atau tema yang melakukan query berat atau loop tak berujung.
  • Konfigurasi timeout pada Nginx/Apache yang terlalu singkat.
  • Database MySQL yang overload atau deadlock.

Solusi Langkah demi Langkah

  1. Langkah 1: Identifikasi sumber error melalui log server

    Buka log error Apache atau Nginx serta log PHP untuk menemukan baris yang menunjukkan timeout atau memory exhausted.

    # Apache
    sudo tail -f /var/log/apache2/error.log
    # Nginx
    sudo tail -f /var/log/nginx/error.log
    # PHP-FPM
    sudo tail -f /var/log/php7.4-fpm.log

    Catat timestamp dan file yang disebutkan, biasanya wp-admin atau wp-cron.php.

  2. Langkah 2: Tingkatkan batas memori PHP di wp-config.php

    Tambahkan atau ubah baris berikut tepat sebelum /* That's all, stop editing! */:

    define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M');
    define('WP_MAX_MEMORY_LIMIT', '512M');

    Jika server masih menolak, ubah nilai memory_limit pada php.ini dan restart PHP-FPM.

    sudo nano /etc/php/7.4/fpm/php.ini
    # Cari baris memory_limit dan ubah menjadi
    memory_limit = 512M
    sudo systemctl restart php7.4-fpm
  3. Langkah 3: Perpanjang timeout pada web server

    Untuk Nginx, edit blok server situs WordPress:

    server {
        listen 80;
        server_name contoh.com www.contoh.com;
        root /var/www/html;
    
        location / {
            try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
        }
    
        location ~ \.php$ {
            include fastcgi_params;
            fastcgi_pass unix:/run/php/php7.4-fpm.sock;
            fastcgi_read_timeout 300s;      # <--- tambah atau ubah nilai ini
            fastcgi_send_timeout 300s;
        }
    }
    

    Setelah selesai, reload Nginx:

    sudo nginx -t && sudo systemctl reload nginx

    Untuk Apache, tambahkan atau ubah directive berikut di .htaccess atau apache2.conf:

    Timeout 300
    ProxyTimeout 300

    Lalu restart Apache:

    sudo systemctl restart apache2
  4. Langkah 4: Nonaktifkan sementara plugin/theme berat

    Gunakan WP‑CLI untuk menonaktifkan semua plugin, lalu aktifkan satu per satu untuk menemukan penyebab.

    # Nonaktifkan semua plugin
    wp plugin deactivate --all
    # Aktifkan kembali satu per satu
    wp plugin activate plugin-anda
    

    Jika tema menyebabkan beban, beralihlah ke tema default:

    wp theme activate twentytwentyone
  5. Langkah 5: Optimalkan database

    Jalankan perintah berikut untuk memperbaiki tabel dan menghapus transien yang kadaluarsa.

    wp db repair
    wp transient delete --all
    wp db optimize

    Jika MySQL masih overload, pertimbangkan menambah innodb_buffer_pool_size pada my.cnf dan restart MySQL.

    sudo nano /etc/mysql/my.cnf
    # Tambahkan atau ubah baris berikut
    innodb_buffer_pool_size = 1G
    sudo systemctl restart mysql
  6. Langkah 6: Verifikasi dan testing akhir

    Clear cache (plugin cache, Cloudflare, atau CDN) lalu akses kembali halaman yang sebelumnya error.

    wp cache flush
    # Jika memakai Cloudflare CLI
    cloudflare-cli purge all
    

    Gunakan alat online seperti KeyCDN HTTP/2 Test untuk memastikan tidak ada lagi timeout.

"Setelah menerapkan keenam langkah di atas, situs WordPress klien kami di Jember kembali stabil dengan waktu respon di bawah 200 ms, tanpa lagi muncul error 504 atau memory exhausted. Kunci utama adalah menyesuaikan batas memori PHP dan timeout server secara bersamaan," – Tim AN Media, Jember.

Dengan mengikuti urutan langkah di atas, Anda dapat menetralkan kedua error secara permanen, meningkatkan kecepatan situs, dan menjaga peringkat SEO tetap optimal. Jika masih mengalami kendala, tim AN Media siap membantu melakukan audit server menyeluruh.

Hubungi AN Media sekarang untuk layanan optimasi WordPress, migrasi ke server yang lebih cepat, atau konsultasi keamanan situs. Klik di sini untuk mengisi formulir kontak.

Tertarik Membuat Website atau Aplikasi Android/Mobile di Jember?

Tim pengembang profesional AN Media Jember siap membantu mewujudkan aplikasi website dan mobile impian Anda dengan arsitektur terbaik & terjangkau.

Konsultasi Gratis Sekarang

Artikel Lainnya yang Relevan

Rekomendasi bacaan menarik lainnya seputar pembuatan website & aplikasi

Lihat Semua Blog →
Cara Mengatasi Error 429 Too Many Requests dan Rate Limiting pada API Laravel - AN Media Jember Tutorial
05 Sep 2026
Cara Mengatasi Error 429 Too Many Requests dan Rate Limiting pada API Laravel

Panduan lengkap langkah demi langkah mengatasi error 429 dan mengatur rate limiting pada A...

Baca Selengkapnya →
Panduan Keamanan Password Management dan Two-Factor Authentication (2FA) Admin - AN Media Jember Tutorial
30 Aug 2026
Panduan Keamanan Password Management dan Two-Factor Authentication (2FA) Admin

Langkah praktis mengamankan akun admin dengan manajemen password kuat dan 2FA, lengkap den...

Baca Selengkapnya →
Cara Memperbaiki SSL Certificate Expired dan Error Connection Not Private - AN Media Jember Tutorial
30 Aug 2026
Cara Memperbaiki SSL Certificate Expired dan Error Connection Not Private

Panduan langkah demi langkah memperbaiki SSL expired dan mengatasi error "Connection Not P...

Baca Selengkapnya →