WSOD (White Screen of Death) muncul tiba‑tiba pada WordPress dan membuat halaman admin maupun front‑end hanya menampilkan layar putih tanpa pesan error. Artikel ini memberikan solusi teknis lengkap agar situs kembali normal.
Penyebab Umum WSOD
- Plugin yang konflik atau menghasilkan error fatal.
- Theme yang tidak kompatibel dengan versi WordPress atau PHP.
- Kekurangan memory PHP.
- File .htaccess rusak atau aturan rewrite yang keliru.
- Versi PHP tidak sesuai dengan persyaratan WordPress.
Langkah-Langkah Mengatasi WSOD
- Aktifkan Debug WordPress untuk mengungkap penyebab error.
Edit filewp-config.phpdan tambahkan atau ubah baris berikut:
define('WP_DEBUG', true); define('WP_DEBUG_LOG', true); define('WP_DEBUG_DISPLAY', false); @ini_set('display_errors', 0);Setelah menyimpan, periksa filewp-content/debug.loguntuk detail error. - Nonaktifkan Semua Plugin sekaligus.
Jika Anda memiliki akses SSH, jalankan perintah berikut melalui WP‑CLI:
wp plugin deactivate --all
Jika tidak, rename folderwp-content/pluginsmenjadiplugins-deactivatedvia FTP atau file manager. WordPress akan menonaktifkan semua plugin secara otomatis. - Uji dengan Theme Default.
Rename folder tema aktif diwp-content/themes(misalnyamythememenjadimytheme_old). WordPress otomatis beralih ke tema default (Twenty Twenty‑Three). Jika layar kembali normal, tema lama menjadi penyebab. - Tingkatkan Memory Limit.
Tambahkan baris berikut kewp-config.phpatau.htaccessuntuk meningkatkan batas memori PHP:define('WP_MEMORY_LIMIT', '256M');atau di.htaccess:php_value memory_limit 256M
- Perbaiki File .htaccess.
Jika .htaccess korup, buat file baru dengan konten standar WordPress dan simpan di root instalasi:# BEGIN WordPress
RewriteEngine On RewriteBase / RewriteRule ^index\.php$ - [L] RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d RewriteRule . /index.php [L] # END WordPress - Pastikan Versi PHP yang Didukung.
Login ke panel kontrol hosting, pilih PHP 7.4 atau lebih tinggi. Jika server masih menggunakan PHP 5.x, lakukan upgrade atau minta dukungan ke provider. - Rollback atau Restore Backup bila semua langkah di atas tidak memperbaiki.
Gunakanmysqldumpuntuk backup database dan WP‑CLI untuk restore:mysqldump -u user -p database_name > backup.sql wp db import backup.sql
"Tim AN Media selalu menekankan pentingnya mengaktifkan mode debug dan melakukan isolasi plugin/theme sebelum melakukan perubahan besar pada situs WordPress." – AN Media, Jember
Kesimpulan & Tindakan Selanjutnya
Dengan mengikuti langkah di atas, hampir semua kasus WSOD dapat diidentifikasi dan diatasi tanpa harus mengembalikan seluruh situs. Jika Anda masih mengalami kendala atau membutuhkan bantuan profesional, hubungi AN Media untuk layanan audit, optimasi, dan pemulihan situs WordPress.
Hubungi kami: email@example.com | +62 812‑3456‑7890 | anmedia.id